Thanks Ya Udah Mau Mampir...

JADILAH JUTAWAN-JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

SAYA TELAH MEMBUKTIKAN DISINI….

INCOME Rp. 61.036.411,- TELAH DIDAPAT DARI BISNIS INI…

JIKA ANDA TIDAK PERCAYA SILAHKAN CEK SCREEN SHOOT KOMISI SAYA

KLIK DISINI

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

======================================

Powered by : PT. ANTA UTAMA
Jl. Dhoho Gg Masjid Setono Gedong No. 3, KEDIRI JAWA TIMUR - INDONESIA
Akta Notaris No. : 17, Tanggal : 15 Januari 2009
SK Kehakiman No. : AHU-1475.AH.01.01 Tahun 2009
Ijin Usaha Pariwisata No. : 556/11/419.45/2009
SIUP No. : 503.5/033/419.38/2009
TDP No. : 13.11.1.63.00368
NPWP No. : 02.666.101.7-622.000
Sertifikat ASITA No. : 0343/XII/DPP/2009

Minggu, 29 April 2012

Imbalan kebaikan

Dikisahkan, di keremangan senja,
seorang pemuda bernama Alan,
berkendara dengan mobil butut.
Perasaannya galau. Pabrik tempatnya
bekerja bangkrut dan dia belum juga
mendapatkan pekerjaan tetap. Meski
harus bekerja serabutan dan hidup
pas-pasan, ia tidak ingin
meninggalkan kampung halamannya.
Di kota kecil itu, minimal dia sudah
punya rumah kecil dan tentu, dia
memiliki impian-impiannya.
Tidak jauh dari jalur tempatnya
melaju, di pinggir jalan yang sepi,
terlihat seorang nenek berdiri
kedinginan di sebelah mobilnya yang
mogok. Tanpa pikir panjang, ia
langsung menepikan mobilnya, keluar,
dan berjalan menghampiri
perempuan tua itu.
"Selamat malam, Bu. Ada yang bisa
saya bantu?" Alan menyapa dengan
sopan. Bukannya menjawab, si nenek
malah terlihat ketakutan karena
melihat penampilan Alan yang lusuh.
"Jangan khawatir. Saya hanya mau
membantu Ibu," kata Alan
menenangkan. Perempuan tua
terlihat sedikit ragu, namun ia
memberi Alan kesempatan untuk
memperbaiki mobilnya. Alan pun
membuka penutup/kap mobil dan
mulai mencari sumber masalah.
Kemudian dengan sigap dan cekatan,
Alan mulai mencoba memperbaikinya
sedangkan si nenek
memperhatikannya dalam diam.
Setelah kurang lebih 30 menit, saat
dites, ternyata mobil itu bisa nyala
kembali! Dengan wajah lega, si nenek
berucap gembira, "Terima kasih anak
muda. Sungguh beruntung, bertemu
dengan Anda. Berapa ongkos
perbaikan mobil yang harus saya
bayar?" sambil tangannya sibuk
membuka tas untuk mengambil uang.
"Tidak Bu. Saya hanya sekadar
membantu saja dan membantu
bukanlah pekerjaan yang harus
dibayar. Sungguh, saya ikhlas."
Melihat si nenek yang masih
penasaran, Alan melanjutkan, "Jika
Ibu ingin berterima kasih, tolong Bu,
saat bertemu dengan orang yang
perlu bantuan, bantulah dia. Itu
sudah cukup buat saya".
"Anak muda, terima kasih sekali lagi.
Ibu akan mengingat-ingat pesanmu
tadi. Semoga Tuhan yang akan
membalas kebaikan hatimu," ujar si
nenek dengan perasaan haru dan
senang.
"Selamat jalan dan hati-hati di jalan ya
Bu," ucap Alan melepas kepergian si
nenek.
Tidak jauh dari situ, si nenek yang
merasa lapar dan kedinginan, mampir
di sebuah kedai kecil pinggir jalan
untuk mengisi perut. Seorang
perempuan muda yang sedang hamil,
dengan senyum hangat, melayaninya
dengan tulus dan ramah.
"Kasihan gadis muda ini. Sedang
hamil besar, tapi di malam hari masih
bekerja melayani tamu," batin si
nenek sambil melirik wajah pelayan
yang tampak kelelahan. Seketika dia
teringat pada pesan Alan.
Ketika membayar makanannya, di
bawah kertas bon, ia menyelipkan
sejumlah besar uang beserta secarik
kertas kecil dengan tulisan pesan:
" Gadis muda yang baik, anggaplah
uang ini sebagai hadiah dari Ibu.
Ibu pun pernah dibantu orang,
pesan si penolong ibu teruskan
padamu. Jika ingin membalas
kebaikan saya, bantu saja orang lain
yang sedang perlu bantuan ."
Betapa tersentuhnya hati wanita
muda itu! Karena ia memang sedang
perlu biaya untuk melahirkan.
Sesampainya di rumah, ia berbisik
pelan penuh sayang pada suaminya,
yang lelap tertidur menunggunya di
kursi tamu.
"Alan, semua akan baik-baik saja. Tadi
ada tamu seorang perempuan tua
yang sungguh berhati mulia dan aku
mendapatkan hadiah yang luar biasa
untuk menghadirkan bayi kita."
Pembaca yang Bijaksana,
Orang yang baik hatinya pasti akan
mendapatkan imbalan yang baik pula
dari Yang Maha Kuasa. Jangan
memikirkan untung/rugi ketika
mempunyai kesempatan untuk
membantu orang yang membutuhkan
bantuan.
Lakukan saja perbuatan baik secara
spontan, dengan hati yang tulus dan
ikhlas karena hukum Tuhan tidak
pernah salah. Apa yang kita tanam
pasti akan kembali kepada kita pula,
bahkan berkelimpahan.

0 komentar:

Posting Komentar

Birotiket.Biz